Friday, 14 Aug 2020

Mengenal Ryoma Sakamoto dan Ryomadori Shopping Street

Apa yang pertama kali terlintas ketika mendengar nama daerah Fushimi di Kyoto? Sebagian besar pasti akan menjawab Fushimi Inari Shrine. Itu lho salah satu kuil Shinto di Kyoto yang terkenal dengan ribuan deretan torii (berbentuk seperti gapura) merah dan memang cocok banget untuk menghiasi foto liburanmu!

Namun, tahukah anda? Popularitas daerah Fushimi tidak hanya karena Fushimi Inari Shrine. Tetapi juga karena kehadiran sosok samurai legendaris, Ryoma Sakamoto.

Siapa itu Ryoma Sakamoto?

Dia adalah sosok samurai dan politisi yang populer pada zamannya. Ryoma Sakamoto adalah sosok penting di yang mengantarkan Jepang pada restorasi Meiji. Hingga saat ini, sosok Ryoma masih menjadi sumber inspirasi.

Ryoma lahir pada 3 Januari 1836 dan dibesarkan di tempat yang saat ini berada di wilayah Prefektur Kochi, pulau Shikoku, Jepang.

Keberhasilannya yang paling banyak dikenal orang adalah saat mempersatukan dua provinsi kuat, yaitu Chōshū (saat ini Prefektur Yamaguchi) dan Satsuma (saat ini Prefektur Kagoshima). Lalu, dua kekuatan besar ini berhasil mengalahkan pemerintahan diktator Keshogunan Tokugawa dan menjadikan pemerintahan baru yang dipimpin oleh kaisar pada tahun 1867.

Saat Ryoma masih hidup, Ryoma sering mengunjungi Fushimi dan menginap di Teradaya Inn. Penginapan ini sangat populer bagi para samurai di akhir era Edo. Wilayah Fushimi dulunya sangat ramai karena memegang peranan penting dalam perdagangan komoditas antara Kyoto dan Osaka.

Teradaya Inn

Di suatu hari pada tahun 1866, Ryoma diserang oleh segerombolan petugas dari pemerintahan Tokugawa. Untungnya, Oryo, sang kekasih yang selanjutnya menjadi istri Ryoma segera memberitahu Ryoma begitu merasakan adanya ancaman. Mereka selamat dari serangan ini, walaupun Ryoma mengalami luka-luka.

Patung Oryo dan Ryoma Sakamoto

Saat ini, selain menjadi tempat favorit para wisatawan. Teradaya Inn juga masih menyediakan jasa penginapan. Tentu menjadi pengalaman menarik menginap di sebuah penginapan yang memiliki nilai historis!

Ryomadori Shopping Street

Ryomadori Shopping Street adalah kawasan perbelanjaan terbuka sepanjang 130 meter yang berada di Fushimi. Letaknya tidak jauh dari Teradaya Inn. Nama Ryomadori berasal dari nama depan Ryoma Sakamoto dan dori yang berarti jalan.

Sebelumnya, area ini bernama Minami-Nayamachi dan sebenarnya kawasan perbelanjaan ini sudah berdiri ratusan tahun yang lalu. Baru sekitar 20 tahun yang lalu, nama kawasan ini diubah menjadi Ryomadori Shopping Street. Sejak itu, kawasan ini lebih dikembangkan ke arah pariwisata. Hal ini mengingat lokasinya yang juga berdekatan dengan Teradaya Inn, penginapan yang merekam peristiwa percobaan pembunuhan Ryoma Sakamoto.

Ryomadori Shopping Street

Di Ryomadori Shopping Street, wisatawan dimanjakan dengan sebuah pemandangan klasik kompleks pertokoan tradisional. Pelbagai jenis produk bisa ditemukan mulai dari kimono, teh, sumpit dan pernak-pernik kayu lainnya, bunga, makanan tradisional, alat tulis, sake, oleh-oleh khas Jepang dan lain-lain. Wisatawan juga bisa bersantai di kafe atau menikmati kuliner khas Jepang di restoran yang berada di sepanjang jalan ini.

Pertunjukan musik

Setiap hari Minggu ketiga tiap bulannya, wisatawan bisa menikmati sajian musik dan juga produk kerajinan tangan di sepanjang Ryomadori Shopping Street. Penulis sendiri sudah merasakan sendiri bagaimana serunya pengalaman mengunjungi tempat ini dan juga berbincang-bincang dengan para penjual yang ramah.

Bagaimana akses menuju lokasi?

Dari pusat Kyoto, anda bisa naik kereta Keihan dari pusat kota Kyoto menuju Stasiun Chushojima. Dari sini, wisatawan tinggal berjalan kaki ke utara sekitar 500 meter. Selain Ryomadori Shopping Street dan Teradaya Inn, anda juga bisa mengunjungi museum sake dan juga menikmati pemandangan kanal.

Tentu tidak salah jika menjadikan tempat ini sebagai destinasi untuk liburanmu saat berkunjung ke Kyoto!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA