Monday, 16 Dec 2019

Bergembira bersama dengan Rogaining Games

Berawal dari Australia, tepatnya dimulai oleh klub mountaineering Melbourne University, Rogaining Games adalah suatu perlombaan orienteering lintas wilayah yang mengandalkan unsur perencanaan yang baik untuk mendapatkan titik-titik khusus pada peta yang telah disediakan. Permainan ini utamanya dimainkan secara berkelompok yang terdiri dari 2 hingga 5 orang. Aturan permainan ini cukup sederhana, masing-masing kelompok cukup mendapatkan nilai tertinggi dari seluruh checkpoint yang berhasil ditemui dari daftar yang disediakan. Untuk menemukan checkpoint tersebut, peserta dibekali peta buta tematik terkait untuk dapat menemukannya, yang juga berisi daftar skor yang akan didapat di masing-masing checkpoint.

Salah satu checkpoint pada Rogaining Games di Fushimi

Permainan tersebut kemudian diadopsi oleh Kecamatan Fushimi (Fushimi Ward) di Kyoto menjadi sebuah permainan sederhana yang menarik sekaligus bermanfaat bagi warganya. Disini, checkpoint terdiri dari masing-masing bangunan bersejarah yang dimana orang-orang dapat belajar kisah kejayaan masa lalu dengan menyenangkan. Tidak hanya itu, titik-titik yang harus dicari juga berisi dengan tempat-tempat unik yang menggambarkan karakteristik dan budaya dari Fushimi itu sendiri, sehingga masyarakat bisa kenal dengan daerah dimana mereka tinggal.

Bangunan pabrik sake (sake brewery) yang menjadi ciri khas Fushimi

Tahun ini, pemerintah Kecamatan Fushimi mencoba memperluas jangkauan Rogaining Games kepada penduduk asing ataupun pengunjung asing yang berada di Kyoto, yang awalnya permainan ini hanya ditujukan untuk penduduk warga negara Jepang saja. Lingkup dan tingkat kesulitan permainan pun diturunkan sehingga jauh lebih mudah, agar warga asing yang diundang (mahasiswa asing dari Kyoto University) bisa merasakan betapa menyenangkannya permainan ini. Seluruh peserta yang hadir dibagi menjadi tiga tim, lalu semuanya menjelajah untuk menemukan setiap checkpoint yang tersedia demi mendapatkan nilai yang tertinggi.

Salah satu peserta menunjuk checkpoint yang harus diambil fotonya

Permainan berjalan selama 90 menit dan terdiri setiap spot menakjubkan di Kecamatan Fushimi, ditambah dengan bersamaannya waktu mekar sakura, semakin menambah keceriaan. Di akhir permainan setiap peserta merefleksikan nilai apa yang mereka dapat dan kesulitan apa yang dihadapi. Tak lupa juga saran untuk pelaksanaan kedepannya apabila permainan ini benar-benar juga akan dibuka untuk wisatawan asing. Harapannya, semoga kedepan permainan ini bisa semakin menantang dan bisa mengundang lebih banyak orang lagi untuk datang ke Kecamatan Fushimi ini serta dapat berinteraksi dengan warga lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA