Thursday, 1 Oct 2020

MENJELAJAHI DISTRIK SAKE DI FUSHIMI DENGAN PERMAINAN ROGAINING

MENJELAJAHI DISTRIK SAKE DI FUSHIMI DENGAN PERMAINAN ROGAINING

 

Oleh Dewi Dimyati

Jika kalian menyukai jenis permainan outdoor, ada tempat permainan menarik yang dapat dilakukan bersama teman-teman maupun keluarga di  distrik sake. Lupakan berolah raga di gym atau  acara tour yang membosankan karena kalian dapat mengikuti Fushimi Rogaining pada tanggal 11 Maret setiap tahunnya.

Apa itu  Rogaining?

Mungkin banyak diantara kalian yang belum pernah mendengar tentang rogaining. Rogaining  adalah salah satu cabang olahraga outdoor yang membutuhkan kemampuan dan keterampilan navigasi untuk mengunjungi titik point (checkpoints) sebanyak-banyaknya dalam waktu terbatas. Permainan rogaining berasal dari  30 tahun yang lalu ketika  sekumpulan sahabat Rod, Gail, and Neil Phillips yang berasal dari Australia menciptakan lomba penjelajahan alam dengan titik points dan mengatur waktu pesertanya.  Saat ini, regaining memiliki lomba internasional dan telah dimainkan di lebih dari duapuluh negara termasuk Jepang. Permainan ini terdiri dari beberapa tim yang beranggotakan dari 2 hingga 4 orang  dan setiap tim akan dibekali dengna map titik-titik point.Rogaining dapat dimainkan di daerah perdesaan, daerah pegunungan, kota, ataupun pulau. Untuk lomba internasional, lama waktu permainan bisa melebihi 6 jam hingga beberapa hari. Untuk permainan Fushimi rogaining dilakukan hanya selama 2 jam dari pukul 10 pagi hingga 12 siang.

Permainan di mulai!

Pada awal permainan, semua peserta berkumpul pada tempat pertemuan untuk mendengarkan pengarahan dan mendapatkan buku panduan. Buku panduan ini berisikan peta dan photo-photo titik point.  Titik point dibedakan menjadi empat group warna. Setiap warna mewakili nilai seperti jingga memiliki nilai 60, biru memliki nilai 30, pink memiliki nilai 20 dan hijau memiliki nilai 10.  Setiap tim harus menggambil photo titik point yang mereka kunjungi. Ketika permainan berakhir, semua photo-photo  di titik-titik point akan dihitung dan tim yang meraih nilai tertinggi adalah pemenangnya. Strategi untuk memenangkan permainan ini adalah dengan mengumpulkan point pada titik point yang memiliki warna dengan nilai tertinggi dan memiliki jarak yang terdekat. Rogaining adalah olahraga permainan untuk jarak yang jauh, untuk itu setiap tim wajib membawa makanan atau minuman pribadi dan memakai pakaian ataupun sepatu yang nyaman.

 

Menelusuri district sake di Fushimi

Ketika peserta memulai permainan, setiap tim akan memperoleh buku panduan berisi peta yang dimulai dari daerah Chusojima. Kebanyakan orang mengetahui Chusojima merupakan daerah transit yang menghubungkan Kyoto dan Osaka. Tetapi tidak banyak yang tau bahwa Chusojima memiliki banyak tempat wisata yang menarik. Permainan Rogaining memberi kesempatan kepada peserta untuk menjelajahi daerah yang baru bagi mereka dan mempelajari kebudayaan local.

1.Penginaapan Teradaya

Tempat pertemuan awal Fushimi rodaging terletak didepan penginapan Teradaya. Di abad ke-19, transportasi air lebih umum digunakan masyarakat untuk berpergian dari Kyoto ke Osaka ataupun sebaliknya. Banyak orang yang singgah di Fushimi  sebagai tempat peristirahatan selama perjalanan.  Sekarang penginapan Teradaya dijadikan museum sebagai penghargaan tamu penginapan yang terkenal, Sakamoto Ryoma. Sakamoto Ryoma adalah seorang samurai legendaries pada masa Bakumutsu di tahun 1860an yang berperan besar dalam restorasi Jepang. Sakamoto berhasil selamat dari percobaan pembunuhan di penginapan ini atas bantuan  pelayan penginapan Narasaki Ryo dan mereka akhirnya menikah.

2. Gekkeikan Okura Kinenkan

Mengunjungi distrik sake takkan lengkap tanpa mengunjungi Gekkeikan Okura Kinenkan. Tempat pembuatan sake yang terkenal ini didirikan pada tahun 1909 yang merupakan tempat pembuatan sake pertama yang dimiliki perusahaan keluarga tertua di Jepang.   Museum sake didirikan pada tahun 1982 yang berisikan setiap pameran tahapan pembuatan sake, peralatan dan artifak yang digunakan dalam pembuatan sake, beberapa jenis sake, tempat tradisional pembuatan sakedan sejarah perusahaan. Diakhir kunjungan tamu dapat menyicipi sake di lobby museum. Biaya masuk museum sangat murah hanya 300 yen dan museum buka setiap hari kecuali tahun baru dan Obon.

3. Kizakura Kappa Country

Tempat pembuatan sake yang besar dan wajib dikunjungi di daerah Fushimi adalah Kizakura Kappa Country. Tempat pembuatan sake ini termasuk museum, toko survenir, rumah makan, bar, galeri seni tentang Kappa. Kappa merupakan makhluk air gaib yang berbentuk setengah manusia dan kura-kura.Museum  kizakura kappa bebas biaya masuk dan buka setiap hari kecuali tahun baru. Selain sake,  kizakura kappa juga memproduksi bir dan komestik.

4. Shrine Gokonomiya

Shrine Gokonomiya terkenal oleh mata airnya dan tempat untuk berdoa bagi kesehatan bayi yang baru lahir.  Dikarenakan mata air di shrine tersebut  mengeluarkan bau yang manis dan segar , maka kaisar Seiwa mengganti nama shrinenya dari Mimuro menjadi Gokonomiya yang berarti air harum. Masyarakat setempat percaya bahwa air tersebut mampu menyembuhkan berbagai penyakit dan memiliki kualitas terbaik.  Daerah Fushimi terkenal dengan mata airnya yang segar sehingga banyak tempat pembuatan sake berada disekitar shrine karena sangat bergantung  dengan kualitas mata air yang baik . Di dalam shrine dapat ditemukan patung kuda putih, ukiran kayu yang indah di pilar yang berasal dari istana Fushimi. Selain itu juga banyak terdapat tempat-tempat sake dan taman Kobori Enshū Rock dibelakang kantor shrine. Biaya masuk shrine gratis dan buka sepanjang tahun.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA